Beberapa hari lagi Ramadhan akan tiba, bagi pasangan suami istri perlu memperhatikan hukum berjimak pada siang hari di bulan puasa Ramadhan. Dalam keterangan Syaikh Ali Jum’ah, seorang suami yang menjimak istri di bulan suci Ramadhan dijatuhi puasa selama dua bulan berturut-turut, seperti bulan Muharram dan Safar, atau Safar dan Rabiul Awal, atau Rabiul Awal dan […]
Shalat di Masjid Yang Terdapat Kuburan
Shalat di masjid yang terdapat kuburan salah satu nabi atau orang-orang sholeh dibenarkan dalam hukum Islam. Bahkan Syaikh Ali Jum’ah berpendapat atas perihal ini menduduki status hukum mustahab (dikerjakan dapat pahala, jika ditinggal tidak dosa). Beliau juga menambahkan bahwa status hukum sholat di masjid yang terdapat kuburan berpijak pada al-Quran, Sunnah, dan perbuatan yang dilakukan […]
Hukum Mencium Tangan Orang Alim
Tradisi menghormati orang alim di kawasan Indonesia sudah berjalan turun temurun, khususnya di dunia pesantren. Uniknya, tradisi menghormati orang alim ini tidak terbatas mencium tangan semata, di beberapa daerah wajah tradisi menghormati ini dengan cara berhenti berjalan saat orang alim tersebut lewat didepannya dan lain sebagainya. Lalu bagaimana hukum tradisi seperti mencium tangan orang alim […]
Perempuan, Aktivitas dan Fotonya di Media Sosial
Perempuan yang beraktivitas di ruang publik maupun memajang gambarnya di media sosial, masih saja ada yang beranggapan bahwa ia adalah sesuatu yang tabu, ia juga dianggap menjajakan dirinya pada lelaki lain dan dosanya akan terus mengalir selama foto tersebut masih terpampang. Perempuan hanya boleh keluar dari rahim ibunya, keluar dari rumah orang tuanya ke rumah […]
Bagaimana hukum cerai gugat (khulu’) jika suami tidak menerima?
Terdapat sebuah pertanyaan datangnya dari seorang istri yang ditujukan pada syaikh Abdullah bin Bayyah mengenai rumah tangganya. Menurut pengakuan sang istri, suaminya telah mencerainya beberapa minggu sebelumnya, lalu suami meminta rujuk kembali, sedangkan sang istri meminta cerai gugat. Mendengar permintaan sang istri, si suami tidak rela mencerainya, ia berjanji tidak akan mengulangi kembali kesalahan yang […]
Berkerudung Dengan Tidak Menutup Dada
Sebuah teks tidak lahir dari sebuah ruang kosong, ia hadir di tengah sistem budaya, sosial, serta peradaban tertentu. Karenanya, ia harus dipahami secara utuh. Begitu halnya dalam memaknai penggalan QS. An Nur ayat 31 berikut terjemahan yang umum kita terima: وَليَضرِبنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ [النور: 31] “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” Ayat […]
Bagaimana hukum perempuan berhias diri depan suami?
Sebuah pertanyaan diajukan pada Lembaga fatwa Mesir (Darul ifta’ al-misriyah) mengenai seorang istri diminta bersolek depan suaminya dalam rumah, bagaimana syariah menjawabnya? Sebagaimana yang dilansir pada laman Darul ifta’ al-misriyah bahwa syariah Islam melindungi setiap persoalan yang menjadi tabiat manusia selama tidak berlebih-lebihan (ifrath wa tafrith). Diantara tabiat perempuan yaitu suka berhias diri, hal ini […]
Bagaimana Hukum Perempuan Mencukur Seluruh Rambutnya Saat Ibadah Haji dan Umroh?
Rangkaian Ibadah Haji dan Umroh dianggap selesai dengan cara mencukur beberapa helai rambut, sekurang-kurangnya tiga helai baik untuk laki-laki maupun perempuan. Saat melaksanakan ibadah umroh, bagi laki-laki diperbolehkan mencukur seluruh rambutnya, namun prosesi ini tidak dapat dilakukan perempuan untuk mencukur seluruh rambutnya. Nabi Muhammad SAW. bersabda dalam sebuah hadist: لَيْسَ عَلَى النِّسَاءِ الْحَلْقُ إِنَّمَا عَلَى […]
Fiqih Sosial Sebagai Madzhab Qauli dan Manhaji
Gagasan hukum dan ilmu hukum progresif pertama-tama didasari oleh keprihatinan terhadap kontribusi rendah ilmu hukum di Indonesia dalam turut mencerahkan bangsa ini untuk keluar dari krisis, termasuk krisis di bidang hukum.1 Kinerja hukum dinilai banyak gagal untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa ini. Menurut Satjipto Rahardjo perkembangan baru dalam studi hukum di abad ke-20 memberi isyarat bahwa […]
Syekh Yusri: Larangan Caci Maki Orang Tua
Syekh Yusri Rusdi hafidzahullah Ta’ala wa ra’ah menjelaskan dalam pengajian kitab sahih Bukharinya, bahwa tindakan caci maki kepada orang tua sendiri dapat dikategorikan sebagai tindakan dosa yang besar. Seorang mungkin saja berpikir, bagaimana bisa seorang anak melakukan caci maki kepada orang tuanya sendiri? Hal inilah yang juga telah ditanyakan oleh salah satu sahabat kepada baginda […]









