Sebuah teks tidak lahir dari sebuah ruang kosong, ia hadir di tengah sistem budaya, sosial, serta peradaban tertentu. Karenanya, ia harus dipahami secara utuh. Begitu halnya dalam memaknai penggalan QS. An Nur ayat 31 berikut terjemahan yang umum kita terima: وَليَضرِبنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ [النور: 31] “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” Ayat […]









