Setelah mengurai kerumitan sejarah dan meneliti celah analogi dengan minuman keras, kita sampai pada pertanyaan yang paling krusial: Jika narkoba tidak sepenuhnya sama dengan khamr, lantas dari manakah kita mengambil dasar hukum yang paling presisi untuk mengharamkan penyalahgunaannya? Membebaskan fikih dari ketergantungan analogi khamr bukan berarti melonggarkan aturan. Langkah ini justru membuka jalan bagi kita […]
Hukum Narkoba Dalam Fikih: Benarkah Sama Dengan Khamr?
Setiap muslim tentu sepakat bahwa penyalahgunaan narkoba adalah perbuatan dosa yang diharamkan oleh agama. Namun, jika kita bertanya kepada masyarakat umum tentang alasan keharamannya, jawaban yang paling sering muncul adalah karena narkoba memabukkan, sehingga hukumnya disamakan begitu saja dengan khamr atau minuman keras melalui analogi (qiyas). Penyederhanaan ini sepintas terlihat wajar dan praktis. Pendapat ini […]
Sejarah Narkoba Dalam Islam: Jejak Sains dan Penyelewengan
Jika kita mendengar kata narkoba hari ini, benak kita akan langsung membayangkan lorong-lorong gelap, kriminalitas, serta masa depan generasi muda yang hancur. Narkoba telah menjelma menjadi momok menakutkan yang seolah tidak memiliki sisi baik sama sekali. Namun, jika kita memutar kembali jarum jam ke ribuan tahun yang lalu, peradaban manusia justru mengenal tanaman-tanaman ini dengan […]
Hukum Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pembuatan Mushaf Elektronik atau Bacaan Al-Qur’an Buatan
Penggunaan kecerdasan buatan, meskipun pada dasarnya diperbolehkan, berdasarkan firman Allah SWT: هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا“Dialah yang menciptakan untuk kalian segala yang ada di bumi.” (QS. Al-Baqarah: 29) Namun hukumnya mengikuti tujuan penggunaannya. Jika digunakan sebagai sarana untuk sesuatu yang dibolehkan, maka hukumnya boleh; dan jika menjadi sarana untuk sesuatu yang dilarang, […]
Jaminan (Nafkah) Pengobatan Istri, Ditanggung Siapa?
Dalam madzhab Syafi’i, jika istri sakit maka biaya membeli obat, jasa medis, dan semua yang terkait pengobatan itu bukanlah menjadi tanggungan wajib suami. Imam Nawawi sendiri mengatakan: لا تستحق الزوجة الدواء للمرض، ولا أجرة الطبيب والفصاد والحجام والختان، لأن هذه الأمور لحفظ الأصل، فكانت عليها كما يكون على المكري ما يحفظ العين المكراة، ويلزم الزوج […]
Bunga Rampai Fatwa: Keutamaan Hari Asyura’ dan Hukum Puasanya Jika Bertepatan dengan Hari Sabtu
Pertanyaan: Apa keutamaan hari Asyura’, dan bagaimana hukum berpuasa jika hari itu bertepatan dengan hari Sabtu? Jawaban: Al-ḥamdu lillāh, waṣ-ṣalātu was-salāmu ‘alā Sayyidinā Rasūlillāh Saw.Hari ‘Āsyūrā’ adalah hari kesepuluh dari bulan Muḥarram, yaitu hari di mana Allah menyelamatkan Nabi Mūsā As dan kaumnya dari Fir‘aun dan bala tentaranya. Maka Mūsā As berpuasa pada hari itu […]
Serial Fikih Haji – 3: Kisahkan Keindahan Ketika Kamu Berhaji
Tak sedikit dari kita yang saat kembali dari Tanah Suci, saat duduk bersama keluarga atau tetangga, yang paling pertama diceritakan adalah: “Wah, Masya Allah, panasnya luar biasa,” atau “Makannya itu lho, rasanya kurang otentik…”, bahkan, “Waduh, penat dan capainya begitu dahsyat.” Atau sangat mungkin cerita-cerita itu justru sudah terkabarkan melalui status media sosial dan tervisualisasikan […]
Bunga Rampai Fatwa: Kebaikan dan Keburukan di Bulan Mulia (Asyhur Al Hurum)
Pertanyaan: Apakah dosa dilipatgandakan jika dikerjakan di bulan-bulan suci nan mulia (Asyhur Al Hurum) serta di Tanah Haram (Makkah dan Madinah)? Jawaban: Segala puji bagi Allah Swt, solawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw.Bulan-bulan suci (Asyhur Al-Hurum) memiliki kedudukan yang agung di sisi Allah Swt. Bulan-bulan tersebut adalah Dzulqa‘dah, Dzulhijjah, Muharram, […]
Serial Fikih Haji: Seputar Hukum Thawaf Wada’
Jamaah haji Indonesia musim 2025 yang tergabung dalam kelompok terbang awal dari gelombang pertama beberapa hari kedepan akan kembali ke Tanah Air. Sebelum mereka pulang dengan membawa predikat haji mabrur, para jamaah haji punya kewajiban melaksanakan thawaf wada’. Begitu pula dengan jamaah haji kelompok terbang (kloter awal) dari gelombang kedua yang hendak menuju kota Madinah. […]
Penjelasan Tentang Salat Isyraq dan Salat Dhuha
Salat Syuruk, oleh para ulama fikih mazhab Syafi‘i disebut dengan istilah “Salat al-Isyrāq”. Sebagian dari mereka mengatakan bahwa salat ini sama dengan Salat Dhuha, sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa keduanya berbeda. Imam ar-Ramli rahimahullah berkata: “Salat Dhuha… adalah salat al-Isyrāq sebagaimana difatwakan oleh ayah saya, rahimahullah.” (Lihat: Nihāyatu al-Muḥtāj) Sedangkan Ibnu Ḥajar al-Haitami rahimahullah berpendapat […]









