Dalam hukum Islam, terdapat dua waktu mengeluarkan zakat fitrah: Yang pertama, waktu yang “wajib” menunaikan zakat fitrah (waqtu al-wujub). Kedua, waktu yang “dibolehkan” menunaikan zakat fitrah (waqtu al-ada’). Untuk kategori yang pertama, waktu yang “wajib” dilaksanakan semenjak matahari terbenam diakhir bulan Ramadhan; pendapat ini berpijak pada mazhab Malikiyah, Syafi’iyah, Hanabilah. Sedangkan kategori kedua, waktu yang […]
Perbedaan Malam Lailatul Qodar Antara NU Dan MUHAMMADIYAH
Lailatul qodar adalah malam yang di nanti oleh setiap muslim. Di mana pada malam itu ibadah satu malam saja lebih baik dari pada ibadah nya Nabi Sam’un (Nabi Samson) yaitu berpuasa, qiamul Lail dan berjihad di jalan Allah selama 1000 bulan. Umat Islam berlomba lomba mencarinya selama bulan ramadhan terutama 10 hari terakhir bulan romadhon […]
Hukum Shalat Witir Dua Kali Semalam
Shalat Witir boleh dilaksanakan setelah menjalani shalat Isya’. Waktunya memanjang hingga sebelum waktu Subuh. Rasulullah bersabda: أوتروا قبل أن تصبحوا “Berwitirlah kalian sebelum memasuki waktu Shubuh.” Rasulullah menganjurkan agar menjadikan penghujung akhir shalat sunnah di malam hari dengan shalat Witir. Namun, jika dikhawatirkan tidak bisa bangun malam, maka kita dianjurkan Witir di awal malam sebelum […]
Menunaikan Zakat Untuk Keluarga, Bolehkah?
Dalam fikih, menunaikan zakat kepada keluarga terdekat (kerabat) lebih utama daripada diberikan kepada orang lain. Keutamaan ini dijelaskan dalam sebuah hadist yang berbunyi: الصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ، وَهِيَ عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ: صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ Artinya: ““Sesungguhnya sedekah kepada orang miskin pahalanya satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat pahalanya dua; pahala sedekah dan pahala menjalin hubungan […]
Hukum Menggunakan Aliran Listrik Ruangan Kuliah untuk Kepentingan Pribadi
Pertanyaan: Bagaimana hukum menggunakan aliran listrik yang berada di ruangan kuliah untuk mengisi ulang daya baterai telpon genggam? Jawaban: Grand Mufti Kerajaan Jordania 2007-2010, Syekh Prof Dr Nuh Ali Salman al Qudah memberikan jawaban perihal masalah ini, yaitu: Mereka yang menerapkan sikap wara’ (prinsip kehati-hatian) dalam hidupnya tidak melakukan hal tersebut (menggunakan aliran listrik dalam […]
Perempuan (Bukanlah) Sumber Fitnah
Dari drama kosmik perjalanan manusia, Tuhan sebetulnya sudah mengajarkan tentang makna kesetaraan. Nabi Adam dan Ibu Hawa diperintah untuk menempati surga, menikmati segala kenikmatan di dalamnya, dilarang mendekati suatu pohon dan diturunkan ketika keduanya melanggar larangan. Kisah ini berawal dari tipu daya Iblis yang mengatakan: يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَىٰ […]
Perempuan Menggugat, al-Qur’an Menjawab
Tidak lekang diingatan, otoritas pengalaman perempuan dalam menguatkan sistem pengetahuan Islam banyak tertuang dalam ragam tafsir dan kajian ilmu hadis. Sahabat-sahabat perempuan, bisa berperan aktif dalam masyarakat tidak lepas dari peranannya sebagai individu yang ikut bernegosiasi dengan dunia sosial yang saat itu didominasi sistem patriarki. Rekaman beberapa kisah berikut setidaknya memperlihatkan agensi aktif perempuan dalam […]
Perempuan Mengikuti Sholat Jama’ah Tarawih Dari Rumah Via Pengeras Suara, Bolehkah?
Pertanyaan Pertanyaan kepada Darul ifta al-Misriyah ini berdasarkan pengalaman pribadi seorang perempuan Mesir, ia mengaku rumahnya bersebelahan dengan masjid, ia juga dapat mendengar suara orang tuanya menjadi imam sholat tarawih di masjid melalui pengeras suara dengan baik. Jawaban Menanggapi pertanyaan tersebut, lembaga fatwa Mesir memberikan jawaban berdasarkan hasil ijtihad yang disandarkan pada para pendapat ulama-ulama […]
Tadarus Al-Qur’an dan Perempuan di Bulan Ramadan
Salah satu tradisi islami di bulan Ramadan, yang sangat khas adalah tadarus Al-Qur’an. Setiap Ramadan tadarus Al-Qur’an ramai dilaksanakan di setiap masjid dan musala. Dari arah Timur, Barat, Utara maupun Selatan suara-suara orang bertadarus Al-Qur’an saling bersahutan. Ada yang mampu mengkhatamkan sekali, dua, bahkan tiga kali khataman. Lazimnya dilaksanakan setelah shalat tarawih, tetapi ada juga […]
Hukum Membatalkan Puasa Saat Bepergian di Siang Hari?
Pertanyaan: Apa hukum membatalkan puasa jika seorang musafir memulai perjalanannya setelah dhuhur dan berakhir sebelum matahari terbenam, apakah orang tersebut boleh berbuka puasa sebab perjalannya tersebut? Jawaban: Syariah Islam memberikan keringanan bagi orang yang bepergian untuk membatalkan puasa selama jarak tempuh perjalannya sesuai dengan kebolehan qashar sholat (16 farsakh atau kira-kira 90 km), kemudian ia […]









