Acapkali seseorang beranggapan akal sebagai pengendali perilaku manusia sekaligus sumber pengetahuan. Bahkan yang membedakan manusia dengan hewan adalah akal. Anggapan ini akan melahirkan kesimpulan bahwa seseorang tidak disebut manusia jika tidak menggunakan akalnya. Dampaknya, orang gila tidak lagi dinamakan manusia karena akalnya sudah tidak berfungsi kembali, dengan alasan sederhana bahwa jati diri manusia hanya diukur […]









