Setiap manusia yang meniti dan berjuang di jalan Allah, maka Allah akan menjamin baginya kehidupannya, rizkinya, kesehatan, bahkan petunjuk atas dirinya.
Semua itu tidak lain karena Allah menjamin segala kebutuhan hidup kita setelah menciptakan kita. Untuk semua itu kita hanya diminta untuk beribadah kepada-Nya. Seperti yang dijelaskan dalam Surah Ad-Dzariyat ayat 56: “Sesungguhnya aku menciptakan jin dan manusia tidak lain adalah agar mereka menyembah-Ku”. Dalam surah Al-Baqarah juga disebutkan, “Wahai manusia sembahlah tuhanmu yang telah menciptakanmu”, bahkan dalam surah Hud juga termaktub “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya”. Allah swt. telah menjelaskan dalam ayat tersebut perintah untuk beribadah, sebab Allah benar-benar menjamin rezekinya.
Hal ini jangan dibalik, misal anda berusaha mencari rizki namun meninggalkan perintah beribadah, jika demikian maka anda tidak faham atas apa yang diperintahkan Allah. Dan hal itu menjadi salah satu tanda hilangnya hati nurani, dan butanya mata hati.
Mata di hatimu disebut nurani, sedangkan indera yg digunakan untuk melihat itulah mata. jangan menyelisihi pemahamanmu dengan lainnya, dan anda tidak tahu apa maksud dari kita diciptakannya, kewajiban serta apa saja yang sudah dijamin dari kita. Karenanya jangan sampai kita tidak tahu, sebab jika demikian terjadi, maka nikmat nurani kita telah dicabut.
Naudzubillah min zalik.



